Sederhana dan sempurna akan kuungkapkan
Tentang helai Biru yang dulu kau ulurkan
Masih terasa lembutnya bertabur wewangian
Terus melelit dan menyelimuti fikiran
Sampai kini dirimu selalu hadir dalam lamunan
Seolah menari tepat di depan
Kau tawarkan pesona kasmaran
Aku pun terjebak dalam kerinduan
Bintang malam semarak berkilauan
Seolah di sana dirimu nampak di kedamaian
Indah di jiwa penuh kesan
Ingin kugapai-gapai meski sekedar angan-angan
Kini kau pergi memelihara enggan
Di sini, masih kusimpan helai biru yang engkau ulurkan
Mewarnai ruang-ruang impian
Tapi kusadar dirimu telah sirna dari harapan
Cerita ini selalu kukenangkan
Suka dan dukanya jadi puisi harian
Nantinya pun akan jadi pelajaran
Setiap pertemuan pasti punya perpisahan