masihkah hatimu kau pagari
kalau tidak aku ingin bersembunyi
aku ingin mencari arti
perjalanan cinta mati
aku ingin kau jangan berlari
diam saja di sini
menunggu aku mati
agar aku punya harga diri
cepat genggam hatiku
rasakanlah detak nadiku
yang sejak tadi kaku
terdiam oleh senyummu
buang omong kosongmu
aku tak butuh itu
aku butuh hidupmu
bersanding dengan jiwaku
janur kuning sudah terbeli
tinggal hatimu melayani
maukah jadi istri
untuk aku yang tak tahu diri
sejenak mata kelabu
diterkam indah bayangmu
menerka isi hatimu
di balik bersih kemejamu
aku terburu kaku
aku terburu malu
terima saja panah cintaku
kelak, kita mati bersama jika punya cucu