Deru hujan pecah di dedaunan
Mengusik jiwaku yang kesepian
Sinar mentari pun aku nanti tanpa segan
Pembilas gelap, pengusir kehampaan
Masih jelas jejak yang kemarin
Tapak-tapak diri teringat dan tersimpan
Terus berpacu di lintas kian
Tegas menghentak pintu-pintu ke depan
Di mana aku bisa mengubur tangisan?
Tawa pun, adakah tanpa tepian?
Pencarianku entah sampai kapan?
Barangkali jawabnya ada di deru hujan