ada sebuah puisi berkarat di buku harian saya mohon saudara admin untuk memuat di kolom
Akulah Rajamu
tanpa kau sadari telah ku
kusobek mulutmu untuk kujadikan kau selimut ku
tanpa kau sadari telah ku
potong potong tulang mu untuk kujadikan kau kursiku
tanpa kau sadari talah ku
cungkil matamu untuk ku
jadikan kau pintu kamarku
tanpa kau sadari telah ku
iris daun telingamu untuk alas kaki ku
tanpa kau sadari telah ku kuras habis keringat dan
air mata mu untuk mengisi bak mandi ku
dan tanpa kau sadari telah ku
tutup nalar mu untuk kujadi kan kau wc ku
selamat pagi rakyatku akulah rajamu
yang paling bijaksana