tak tahan merasakan betapa sulitnya aku bernafas . .
tak tahan merasakan . . tekanan ini . .
semua seakan seperti macan yang mangaum di dekat telingaku
dan seekor kelinci kecil selalu ketakutan disisi ku , meringkuk lemas
dan menangis tersedu sedu tanpa air mata , hanya wajah yang sangat ketakutan terpancar dari nya .
apa daya ku waktu aku terhimpit . . apa daya ku waktu aku tersadar aku tak bisa keluar dari tempat itu , hanya karena seekor kelinci kecil yang kusayangi .
seperti itu terulang , terus menerus . .
suatu saat pernah ku memohon untuk jgn kau mengaum seperti setan keluar bebas dari neraka . . aku berlari jauh untuk mendapatkan itu .
hanya sesaat , ia tak pernah mengaum atau memperlihatkan taring nya , tetapi lambat laun sifat itu kembali seeperti dahulu , hanya saja …… aku tak pernah ia makan , aku tak pernah ia kunyah , hanya batin ku yang ia cabik cabik , batinku yang ia pukul , batinku yang tak ia perdulikan karena tak terlihat , hanya aku yang bisa merasakannya.
Aku letih . . tolong
Aku letih . . tolong
Aku letih mendengar kan selalu mendengar kan auman yang keras ditelingaku
Aku letih merasa tersiksa melihat kelinci kecilku ketakutan tak beralasan
Aku letih melihat kelinci kecilku merasa bersalah atas apa yang ia pun tak tau apa yang salah .
Letih selalu datang , disaat aku tak ingin merasakannya
kelinci kecilku
(1 post) (1 voice)-
Posted 3 years ago #
Reply
You must log in to post.