Hujan Turun Lagi
By harie
Gemericik air memanggil riuh angin
Dingin!
Bahkan selimut inipun kehilangan fungsi
Ketebalannya tiada mampu menghalau angin
Dingin!!
Mataku basah
Hidungku pun Seakan enggan bercinta dengan udara
Dan suaraku?
Suaraku tergadai entah dimana?
Dingin
Yang ku rasakan tetap dingin
Meraba tubuhku, bercanda dengan tiap pori-pori kulitku
Hingga bersinggasana tepat di ulu hatiku
Aku menggigil kaku_ Surabaya, 7/2/2008_ 21:52:02_
Kekasihku…
Kemarilah, mendekatlah di sisiku
Sejatinya kain dipintal bukan tuk hangatkan hati yang sepi
Di malam dingin sunyi
Mendekatlah, biar kudekap erat kau tuk hangatkan malam dinginmu
Biar ku usir segala bayu yang mengganggumu dengan kegaduhan yang dia buat
Dan kucairkan kebekuan
Akibat ualah tangandingannya
Dengan panas gebu hatiku
Atau sentuhan jemariku
Dan hangat cintaku padamu, kekasihku
Di pagi hingga malammu
dan hingga pagi lagi di esok hari
Di musim panas
Ku bawakan sejuk angin
pada musim dingin
kubawa hangat lilin
Di musim gugur
Ku taburkan pupuk penyubur
Di musim semi
Menikmati hijau dedaunan dan wangi bunga taman
Di musim hujan
Kita tanam benih cinta dan kemesraan
Dan bila musim kemarau melanda
Kekeringan tak kan ku biarkan membakar hutan cinta sejatimuâ€
_Jakarta, 07 Pebruari 2008
Sayangku
Adakah gemericik hujan malam masih mengusik hati hingga pagimu?
Dan lentik jemari dingin sang bayu trus menggerayangi kulit halusmu dan membekukan aliran darahmu?
Tak usah kau takut wahai kekasihku
Tak perlu kau berlari kesana kemari
Mencari selimut atau mantel kabut tuk kikis kebekuan..
Raihlah jemari tanganku,
Karena ia adalah tungku cinta suci yang akan menghangatkanmu
Di tiap dingin sayat pori-pori kecilmu
Dan bila gemericik itu masih juga mengusikmu
Ku kan dawaikan lagu syahdu di telingamu_harie_05:45:11
Adakah pernah kau ragu akan cinta kita?
Bukankah engkau kekasih setia?
Tidakkah kita telah ikrarkan janji dalam hati bahwa cinta kita kan abadi?
Sebelum kau memohon pada ilahi akan berkah-Nya pada ikatan suci
Pada suatu hari yang kita impikan itu
Dimana ayahmu
calon mertuaku
memastikan kesediaanku tuk mendampingimu
melidungimu dalam cawan air keabadian
lalu tanpa ragu kutegaskan bahwa hanya engkaulah yang jadi istriku
ibu dari jagoan-jagoanku
Hati damai, langit berdoa tuk keberkahan cinta kita berdua_06:24:01
_Jkt_Jumat, 8/02/2008