Kuragukan hati itu bernyanyi.
Tiangnya sepi tanpa tali.
Desakkan rumput beradu pandang.
Bendera tak kenal tegang.
Terang menafsir tipis taring.
Bergumam menjauhkan diri, nyinyir.
Buka geraham agar gusi bergeser.
Kedengarannya mudah.
Terusan suez ku impikan.
Karena di sana ada tanah lapang.
Kekal dalam pekat itu perih.
Mengapa rayu tak juga pulih.
Di sana ada laut.
Diam dengan camar.
Bolehkah aku menyentuhnya.
Lewat kelingking di balik kepalamu.
Aku terisak.