<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="bbPress/1.0.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Forum Puisi.ORG &#187; Forum: Bermain Kata - Recent Topics</title>
		<link>http://forum.puisi.org/forum/bermain-kata</link>
		<description>Forum Para Pecinta Puisi</description>
		<language>en-US</language>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 00:12:27 +0000</pubDate>
		<generator>http://bbpress.org/?v=1.0.3</generator>
		<textInput>
			<title><![CDATA[Search]]></title>
			<description><![CDATA[Search all topics from these forums.]]></description>
			<name>q</name>
			<link>http://forum.puisi.org/search.php</link>
		</textInput>
		<atom:link href="http://forum.puisi.org/rss/forum/bermain-kata/topics" rel="self" type="application/rss+xml" />

		<item>
			<title>ranto on "Suara Pembuka"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/suara-pembuka#post-608</link>
			<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 17:23:09 +0000</pubDate>
			<dc:creator>ranto</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">608@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;layu sudah kelopak mata&#60;br /&#62;
lelah berkelana di dunia maya&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;sebelum aku tutup jendela&#60;br /&#62;
sempatkan jari tinggalkan kata&#60;br /&#62;
sebagi suara pembuka..&#60;br /&#62;
salam kenalku untuk semua..
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>Alan on "sendiri"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/sendiri#post-542</link>
			<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 16:24:31 +0000</pubDate>
			<dc:creator>Alan</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">542@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;seorang anak kecil yang naif membawa rindunya dalam tiap hela nafasnya yang berat... ditenggelamkannya dalam-dalam memaksa jantung memompakan darahnya cepat... tapi otaknya masih sama, tetap hanya beku, meremukkan logika yang sangat ia banggakan... baginya hitam dan putih saja cukup, sudah begitu hangat... baginya hidup adalah hari ini, saat bibirnya tersenyum sinis pada keadaan yang masih ia nikmati...&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;tertawa sajalah, karna takkan kalian mengerti... mengenaskan...
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>Alan on "bisu"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/bisu#post-541</link>
			<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 16:19:56 +0000</pubDate>
			<dc:creator>Alan</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">541@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;kala bintang senja mulai menabur serbuk sepi&#60;br /&#62;
setelah siang memandu keramaian&#60;br /&#62;
imaji pun menuntun goresan pensil&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;inginku menjadi seorang musisi&#60;br /&#62;
bebas dan lantang suarakan isi hatinya&#60;br /&#62;
tapi sampai sekarangpun tak dimengerti arti bahasaku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;lidah ini kelu, pahit dalam kebisuan,&#60;br /&#62;
dan menenggelamkan pita suara&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;tersenyum bohong dengan memasung jeritan&#60;br /&#62;
agar tak tertularkan rasa iba&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;dan kini dapatlah kau tanyakan kenapa jiwa ini menjelma gila&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;lalu kematian kurasa kebahagiaan tunggal yang pantas&#60;br /&#62;
bagi kesengsaraan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;- 01.17 - 17.08.09 -
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>Alan on "tanpa jawab"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/tanpa-jawab#post-540</link>
			<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 16:08:08 +0000</pubDate>
			<dc:creator>Alan</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">540@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;dan dibalik lamunan terbersit cerita&#60;br /&#62;
terajut angan dalam tiap labirin otak yang menjemukan&#60;br /&#62;
terbujur kaku, lemah melepas setiap simpul kepenatan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;mimpi takkan mampu menjadi nyata sebelum terbangun,&#60;br /&#62;
walau tersadar adalah sesuatu yang menyakitkan&#60;br /&#62;
jantung bahkan tak mampu lagi berdetak,&#60;br /&#62;
terlalu kuat kutahan hingga hancur dalam genggaman...&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;pada tiap angin yang berbisik&#60;br /&#62;
pada tiap tetes hujan&#60;br /&#62;
dan tiap cercah cahaya di jalanan&#60;br /&#62;
kuselipkan pesan&#60;br /&#62;
sebuah tanya tanpa jawab...
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>gita syarkowi on "AKU"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/aku-1#post-496</link>
			<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 03:31:12 +0000</pubDate>
			<dc:creator>gita syarkowi</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">496@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Bila tiba masaku..&#60;br /&#62;
Tempatkan aku satu jengkal saja dari ibuku&#60;br /&#62;
Tak perlu batu pualam itu&#60;br /&#62;
Tandai saja dengan satu pucuk kamboja biru&#60;br /&#62;
Agar dapat ku hirup menembus aliran darahku yang beku
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>gita syarkowi on "secarik puisi untukmu"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/secarik-puisi-untukmu#post-495</link>
			<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 03:26:13 +0000</pubDate>
			<dc:creator>gita syarkowi</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">495@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Kasih...&#60;br /&#62;
Malam ini ku tulis lagi satu puisi untukmu&#60;br /&#62;
Karena kemarin ada yang terlupa&#60;br /&#62;
'aku cinta padamu'
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>gita syarkowi on "Mati Menanti"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/mati-menanti#post-494</link>
			<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 23:12:47 +0000</pubDate>
			<dc:creator>gita syarkowi</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">494@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Lama nian aku duduk di pintu ini&#60;br /&#62;
Tapi kau tak jua datang&#60;br /&#62;
Buku merah jambu pemberianmu pun&#60;br /&#62;
Telah habis ku coreti namamu&#60;br /&#62;
Tapi aku sudah lelah&#60;br /&#62;
Tintaku pun sudah habis&#60;br /&#62;
Ku putuskan ucap padamu&#60;br /&#62;
Jeratlah kambing betina baru&#60;br /&#62;
Tambatkan juga di batang itu&#60;br /&#62;
Jangan lupa beri rumput setiap hari&#60;br /&#62;
Agar tak mati menanti...
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>dheperawk on "arti mu dalam hidup ku"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/arti-mu-dalam-hidup-ku#post-453</link>
			<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 10:39:04 +0000</pubDate>
			<dc:creator>dheperawk</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">453@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;saat ku terdiam,, sebuah nama selalu terlintas dalam benak..&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;seorang gadis yang telah melekat erat dalam ingatan..&#60;br /&#62;
menebar kisah dengan angan dalam kerapuhan,,&#60;br /&#62;
merebahkan keluh hapuskan air mata..&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;namun kini hadir mu semakin semu,,&#60;br /&#62;
memudar menghilang dari hari-hari ku..&#60;br /&#62;
meninggalkan tanya yang tak terjawab,,&#60;br /&#62;
meninggalkan ku sendiri dalam gelap..&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;kini ku berbalik rapuh dengan semua asa,,&#60;br /&#62;
terkapar dengan harapan yang tak bersisa..&#60;br /&#62;
berharap dirimu hadir menghilangkan asa,,&#60;br /&#62;
karna hanya dirimu yang telah bertahta..&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;sumber: &#60;a href=&#34;http://dheperawk.blogspot.com/2009/12/arti-mu-dalam-hidup-ku.html&#34; rel=&#34;nofollow&#34;&#62;http://dheperawk.blogspot.com/2009/12/arti-mu-dalam-hidup-ku.html&#60;/a&#62;
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>danar on "buaian pelajar"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/buaian-pelajar#post-389</link>
			<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 03:39:57 +0000</pubDate>
			<dc:creator>danar</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">389@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;seronok hati tergurat&#60;br /&#62;
terlihat sosok nan aduhai yang slalu kubenci&#60;br /&#62;
dan kini malah&#60;br /&#62;
ingin kutelanjanginya dengan lembut dan perlahan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;namun redupnya lilin semangatq,mulai hilang disapu angin penundaan&#60;br /&#62;
hatiku semakin bimbang mana yg kan q perbuat&#60;br /&#62;
kurengkuh dia dan kutatap tiap lekuk tubuhnya dengan perlahan&#60;br /&#62;
agar aq dapat memahami setiap pesan dalam jendela itu&#60;br /&#62;
atau ku diam disini&#60;br /&#62;
berkhayal tentang masa indah&#60;br /&#62;
dan bercumbu dengan keanggunan menggunakan jubah&#60;br /&#62;
penanda q masuki kehidupan &#60;/p&#62;
&#60;p&#62;ah,,buaian ku terus menerawang jauh,,&#60;br /&#62;
jauh jauh jauh dan mungkin tak kan pernah kucapai&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;hingga sampai dinegri dimana q menjadi penguasanya&#60;br /&#62;
tanpa kerja keras,,tanpa pamrih dan tanpa pengorbanan&#60;br /&#62;
bagai negri diatas awan yg dibisikan oleh seorang penyair&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;q berdiri tegak diatas sebuah kekuasaan,,yang dimana rakyatnya yg menjadi penompangnya&#60;br /&#62;
q terdiam mereka diam,,q bersuara mereka diam,,dan saat q cukupkan tuk berhetni mereka berteouk sorai,,,&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;haa,,,,,,,,,,,,,aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa&#60;br /&#62;
teriakan menggaung disetiap sudut ruang telingaku&#60;br /&#62;
menyadarkan q atas semua imajinasiku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;bagaimana q kan menjadi hebat&#60;br /&#62;
menelajangi bukupun q tak sanggup
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>septyas_SCT on "SAYAP LAPUK"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/sayap-lapuk#post-391</link>
			<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 12:56:05 +0000</pubDate>
			<dc:creator>septyas_SCT</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">391@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Ku bentangkan sepasang sayap lapuk&#60;br /&#62;
terbang perlahan...&#60;br /&#62;
menembus kabut&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Mencari impian hilang&#60;br /&#62;
tercuri masa silam&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Terus mencoba terbang...&#60;br /&#62;
kepakkan sayap lelah&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Terus... melayang....&#60;br /&#62;
berputar angkasa hitam&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Tinggi membumbung...&#60;br /&#62;
menembus awan terjal&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Oh.... Tidak...!!!!&#60;br /&#62;
Elang malam menyambar...&#60;br /&#62;
menghantam sayap lemah...&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Aku patah...&#60;br /&#62;
Aku rapuh...&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Terjatuh...&#60;br /&#62;
Hilang dalam kabut....&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;SCT [11'07'09]
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>Putu Nugraha on "Sembunyi-sembunyi"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/sembunyi-sembunyi#post-386</link>
			<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 00:57:21 +0000</pubDate>
			<dc:creator>Putu Nugraha</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">386@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Maafkan aku&#60;br /&#62;
aku telah mencuri wajahmu dan kusimpan di mimpiku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;sembunyi-sembunyi, aku mengintip ruang hatimu&#60;br /&#62;
mengapa tak juga kutemukan tempat kosong disitu?&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;mungkin harus kubuka pintumu&#60;br /&#62;
agar jelas isi ruangan itu&#60;br /&#62;
tapi dimana kuncinya?&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;tolong aku&#60;br /&#62;
bukakan pintumu untukku&#60;br /&#62;
atau paling tidak&#60;br /&#62;
tunjukkan saja dimana kuncinya
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>ufi virgo on "&#34; ADZAN &#34;"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/adzan#post-385</link>
			<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 13:31:36 +0000</pubDate>
			<dc:creator>ufi virgo</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">385@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;senja melapuk di arah barat&#60;br /&#62;
perlahan pudar menyongsong malam&#60;br /&#62;
beiring dengan alunan gema adzan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;seakan langit ikut merayakannya&#60;br /&#62;
&#34;kemenangan&#34;&#60;br /&#62;
menyambut datangnya rembulan&#60;br /&#62;
melambai pada sang mentari&#60;br /&#62;
namun begitu indah...&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;oh...Adzan&#60;br /&#62;
gema lembutmu yang mengisyaratkan&#60;br /&#62;
dengan isyarat kesempurnaan-NYA&#60;br /&#62;
tentang cinta dibalik gemamu&#60;br /&#62;
untuk tetap mengingat pada-NYA&#60;br /&#62;
Mahapencipta
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>jiwang cute on "Kepada Pangeran bayangan"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/kepada-pangeran-bayangan#post-382</link>
			<pubDate>Sat, 30 May 2009 17:12:19 +0000</pubDate>
			<dc:creator>jiwang cute</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">382@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Kepada Pangeran Bayangan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Apa kabar pangeran bayangan?&#60;br /&#62;
apa yang kau temui dalam semedimu?&#60;br /&#62;
sementara semedi panjangku telah terurai&#60;br /&#62;
sewindu yang lalu&#60;br /&#62;
tetapi...&#60;br /&#62;
masih sulit bagiku untuk kembali kealam bebas&#60;br /&#62;
dan memaknai kebebasan itu sendiri&#60;br /&#62;
dunia tidak begitu bersahabat, pangeran...&#60;br /&#62;
untuk mengenal kasih sayang saja&#60;br /&#62;
jangankan cinta.
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Haiku: cinta datang"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/haiku-cinta-datang#post-369</link>
			<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 19:03:45 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">369@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Langit menangis&#60;br /&#62;
Daun-daun berayun gemulai&#60;br /&#62;
Damai kurasa&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Angin menyapa&#60;br /&#62;
Jiwa tertawai perih&#60;br /&#62;
Cintapun datang&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Gelapnya awan&#60;br /&#62;
Tergantikan oleh pelangi&#60;br /&#62;
Warnai asmara
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>nienks on "KATAKAN"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/katakan#post-374</link>
			<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 12:22:33 +0000</pubDate>
			<dc:creator>nienks</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">374@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Katakan kau membenciku&#60;br /&#62;
katakan kau tak menyayangiku&#60;br /&#62;
katakan kau tak suka padaku&#60;br /&#62;
agar aku dapatmenghapus rasa sayangku padamu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Katakan kau muak melihatku&#60;br /&#62;
katakan akulah penghancur hidupmu&#60;br /&#62;
katakan aku tak berarti bagimu&#60;br /&#62;
agar aku mampu meninggalkanmu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Katakan kau tak ingin lagi melihatku&#60;br /&#62;
katakan kau tak lagi mencintaiku&#60;br /&#62;
katakan semua tak berarti bagimu&#60;br /&#62;
agar aku mampu menghapus cinta dihatiku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;katakan....&#60;br /&#62;
agar aku berpaling darimu
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>nienks on "JIKA 2"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/jika-2#post-373</link>
			<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 12:15:29 +0000</pubDate>
			<dc:creator>nienks</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">373@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;jika aku bisa memutar waktu&#60;br /&#62;
aku berharap tak berjumpa denganmu&#60;br /&#62;
karna pertemuan ini&#60;br /&#62;
membawaku pada rindu yang menggebu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;jika aku boleh berharap&#60;br /&#62;
aku ingin kta tak bertemu&#60;br /&#62;
karna perasaanku padamu&#60;br /&#62;
semakin hari semakin bertalu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;jika aku mampu berlari darimu&#60;br /&#62;
aku pasti tlah menghilang kelaut bumi&#60;br /&#62;
agar kau tak dapat menemukan ku&#60;br /&#62;
agar aku tak merasa rindu padamu&#60;br /&#62;
agar cinta ini tak semakin bertumbuh
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>nienks on "RABB"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/rabb#post-372</link>
			<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 16:04:53 +0000</pubDate>
			<dc:creator>nienks</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">372@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Rabb, jika air airmata&#60;br /&#62;
mampu menghapus kesedihan&#60;br /&#62;
biarkan aku menangis dipangkuan MU&#60;br /&#62;
jika setiap tasbihku&#60;br /&#62;
mampu menghapus penat dikalbu&#60;br /&#62;
ijinkan aku selalu terpuruk dikaki MU&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Rabb, jika rukuk dan tasbihku&#60;br /&#62;
mampu menghapus dosa&#60;br /&#62;
bimbinglah aku agar terus mengingat MU&#60;br /&#62;
seandainya setiap doaku&#60;br /&#62;
mampu mendekatkan aku pada MU&#60;br /&#62;
bawalah aku ke haribaan MU&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;karna aku rindu&#60;br /&#62;
karna aku malu pada dosa-dosaku&#60;br /&#62;
karna aku tak mampu lg mengadu padaMU&#60;br /&#62;
Rabb, cintaku padaMu tak dapat mengalahkan kebesaran MU
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>nienks on "MENGENANGMU"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/mengenangmu#post-371</link>
			<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 15:56:14 +0000</pubDate>
			<dc:creator>nienks</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">371@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Mengingatmu&#60;br /&#62;
menimbulkan luka baru dalam hatiku&#60;br /&#62;
menyakitkan tapi juga merindukan&#60;br /&#62;
nyata tapi tak dapat kugenggam&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Mengenangmu&#60;br /&#62;
meluruhkan air mataku&#60;br /&#62;
menyedihkan tapi tak mampu kutepis&#60;br /&#62;
rindu tapi mampu kusampaikan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Mangharapkanmu&#60;br /&#62;
seperti mencoba menggapai awan&#60;br /&#62;
tak terjangkau meski aku dapat terbang&#60;br /&#62;
tak teraih meski tampak di depan mata&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;mengenangmu&#60;br /&#62;
hatiku menhari biru
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>nienks on "Semalam"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/semalam#post-277</link>
			<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 12:13:28 +0000</pubDate>
			<dc:creator>nienks</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">277@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Semalam, aku menangis mengingatmu&#60;br /&#62;
ketika semua mata tlah lelap tertidur&#60;br /&#62;
ketika hujan lebat tlah rintik&#60;br /&#62;
ketika suara angin terasa begitu mencekam&#60;br /&#62;
Semalam,tubuhku menggigil menyadari ketiadaanmu&#60;br /&#62;
ketika bau melati menyengat hidungku&#60;br /&#62;
ketika lolong anjing memekakkan telingaku&#60;br /&#62;
ketika suaramu seolah memanggilku&#60;br /&#62;
Semalam, ketakutanku mengalahkan keberanianku&#60;br /&#62;
mengapa kau tega meninggalkan aku&#60;br /&#62;
padahal tlah berpuluh mimpi kurangkai bersamamu&#60;br /&#62;
semalam, kensendirianku begitu mencekam kalbu&#60;br /&#62;
padahal aku tahu kau takkan kembali padaku&#60;br /&#62;
padahal aku tahu tak mungkin kau hadir dikamarku&#60;br /&#62;
karna waktu tlah memisahkanku denganmu
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "A Funny Poem by Me"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/a-funny-poem-by-me#post-366</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:34:23 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">366@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Intro: Ini adalah puisi teraneh yang ditulis langsung oleh Pink dengan judul MATA 5 WATT&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;MATA 5 WATT&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Mata ini tak sanggup lagi melihat&#60;br /&#62;
Bibir ini tak mampu lagi berucap&#60;br /&#62;
Semuanya terasa begitu hambar&#60;br /&#62;
Saat aku ngantuk di kelas&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Mengapa semua ini harus terjadi&#60;br /&#62;
Mengapa semua ini harus menimpaku&#60;br /&#62;
Kenapa tak kau berikan saja aku bantal&#60;br /&#62;
Agar aku tak tersiksa lagi karenamu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Hwaaahmm... Hwaaahmm... Hwaaahmm...&#60;br /&#62;
Hanya itulah yang keluar dari mulut manisku&#60;br /&#62;
Dan mataku kini bagaikan lampu 5 watt&#60;br /&#62;
Yang sudah tak kuat lagi menyinari sekitar&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Tuhan, tolong aku&#60;br /&#62;
Bebaskan aku dari derita ini&#60;br /&#62;
Biarkan aku terbang jauh dan menghinggapi tempat tidur terdekat&#60;br /&#62;
Lalu mulai bermimpi tentangnya
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Pangeran Senja"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/pangeran-senja#post-365</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:31:03 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">365@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Kaulah cerita malam yang menebarkan kesunyianâ€¦&#60;br /&#62;
Kaulah kenangan yang membeku bersama airmata sang dewi malam&#60;br /&#62;
Kau keajaiban saat hati ini terluka&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Gelapâ€¦&#60;br /&#62;
Tiada sinar mampu terangkan hati&#60;br /&#62;
Karena cahaya itu perlahan meredup&#60;br /&#62;
Cinta yang membara kini tiada lagi&#60;br /&#62;
Pupus sudah harapan dari daun-daun pagi yang menguap&#60;br /&#62;
Indahnya senja takkan pernah bersenandung menyanyikan lagu cinta&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Pangeranku mengisyaratkan kematianku&#60;br /&#62;
Semuanya akan berlalu begitu saja&#60;br /&#62;
Jika semua kan menjadi kosong&#60;br /&#62;
Ijinkan ku tuk membelai bayangan indah itu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kita bersama di dalam cinta&#60;br /&#62;
Duka itu juga kita lewati&#60;br /&#62;
Semua kisah kita lalui berdua&#60;br /&#62;
Tiada biasa hati ini tanpa dirimu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Hati ini hanya milikmu&#60;br /&#62;
Jiwa ini hanya untukmu&#60;br /&#62;
Raga ini selalu untukmu&#60;br /&#62;
Nyawa ini kan kupersembahkan untukmu
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Aku Anak Jalanan"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/aku-anak-jalanan#post-364</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:29:29 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">364@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Rumah adalah tempat yang paling menyeramkan bagiku&#60;br /&#62;
Jalanan adalah istanaku&#60;br /&#62;
Terik matahari buka lagi musuh melainkan sahabat yang slalu temani hariku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Jalan-jalan itu tlah habis kutapaki&#60;br /&#62;
Jejak langkahku meninggalkan sejuta kekecewaan&#60;br /&#62;
Kemana lagi harus ku melangkah&#60;br /&#62;
Karena tak mampu lagi ku berjalan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Apa itu hidup?&#60;br /&#62;
Apa itu keindahan dan kebahagiaan?&#60;br /&#62;
Mengapa langit tak menjawab?&#60;br /&#62;
Mengapa daun-daun hanya membisu?&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kususuri lagi jalan itu&#60;br /&#62;
Berharap temukan jawaban untuk semua tanyaku&#60;br /&#62;
Walau lelah terus mendera&#60;br /&#62;
Dan keringat terus mengalir&#60;br /&#62;
Aku kan terus mencari&#60;br /&#62;
Hingga kutemukan apa inginkuâ€¦
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Indah Bersamamu"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/indah-bersamamu#post-363</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:28:41 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">363@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Jika hembusan angin mampu sejukan hampa di hati&#60;br /&#62;
Ku ingin harum namamu ada bersamanya&#60;br /&#62;
Dan di saat langit tersenyum bangga tunjukan birunya&#60;br /&#62;
Kuingin wajahmu terukir dalam kekosongan cahaya yang menyusup di antara awan-awan putih yang terhampar di atas sana&#60;br /&#62;
Sekali lagi ku rasakan hijau itu begitu mempesona&#60;br /&#62;
Seperti sosokmu yang selalu membawa kedamaian dalam hidupku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Jika suatu saat nanti pelangi tak lagi berwarna&#60;br /&#62;
Aku ingin kau tetap ada di sisiku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Ku pejamkan mata ini&#60;br /&#62;
Ku biarkan jiwaku melayang bersama dengan alunan indah sang burung yang bernyanyi bersama mentari&#60;br /&#62;
Dan kurasakan aku terbawa&#60;br /&#62;
Aku bermimpi dan tak lagi terjaga&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Indahâ€¦&#60;br /&#62;
Segala keindahan dengan begitu mudah menyentuh hatiku&#60;br /&#62;
Karena aku merasa memilikimu&#60;br /&#62;
Semoga semua ini kekal adanya&#60;br /&#62;
Karena tak kan pernah ku berpaling&#60;br /&#62;
Tak kan pernah aku pergi&#60;br /&#62;
Hingga mentari tak lagi bersinar&#60;br /&#62;
Dan air tak lagi mengalir&#60;br /&#62;
Aku kan slalu setia hanya untukmu
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Terpisahkan"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/terpisahkan#post-362</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:28:05 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">362@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Puisi untuk sahabat.&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kenapa harus biarkan daun mengering&#60;br /&#62;
Jika hijaunya masih sejukkan hati&#60;br /&#62;
Kenapa harus biarkan mawar itu layu&#60;br /&#62;
Jika wanginya masih bisa membawa kedamaian&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kau melebihi hijau daun yang slalu ada tuk menyirami gersangnya hati dengan senyumanmu.&#60;br /&#62;
Harum namamu melebihi bunga mawar yang hari demi hari melukiskan beribu kenangan indah dalam hidupku.&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Haruskah kau pergi bersama angin dan meninggalkan puing-puing air mata yang kian membeku karena dinginnya hati ini.&#60;br /&#62;
Hati yang tak lagi terhangatkan oleh pancaran kasih sayangmuâ€¦&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kapankah kan ku dengar lagi canda tawamu&#60;br /&#62;
Akankah terasa lagi hangatnya mentari bersama dirimu&#60;br /&#62;
Karena kini roda waktu tlah memisahkan kita dan membawa kita ke masa yang tak pernah kita ketahui satu sama lainâ€¦
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Full Moon"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/full-moon#post-361</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:27:20 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">361@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Secercah cahaya rasuki relung hatiku&#60;br /&#62;
Berusaha menembus ruang tuk sinari sisi gelap hati ini&#60;br /&#62;
Sejuk terasa saat ia tersentuh&#60;br /&#62;
Dan pencariankupun terhenti sampai di sini&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kini aku bisa melihat apa yang aku cari&#60;br /&#62;
Dan aku merasa itu ada dalam diriku&#60;br /&#62;
Ternyata hanyalah sebongkah perasaan&#60;br /&#62;
Yang selama ini buatku resah dan gelisah&#60;br /&#62;
Kadang ku tersenyum mengenangnya&#60;br /&#62;
Dan kadang ku menangis karenanya&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kenapa baru ku sadari bahwa aku memilikinya,&#60;br /&#62;
saat kau datang bagaikan bulan purnama&#60;br /&#62;
Yang membuat malam tak lagi menakutkan&#60;br /&#62;
Membuat gelap menjadi indah&#60;br /&#62;
Dan menjadikan diriku bagaikan bintang yang slalu ingin lewati malam bersamamu&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Full moonâ€¦&#60;br /&#62;
Tetaplah kau bersinar&#60;br /&#62;
Jangan biarkan cahayamu redup&#60;br /&#62;
Agar aku slalu bisa melihat betapa indahnya sang cinta jika bersamamu
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>pink on "Malaikat Tak Bersayap"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/malaikat-tak-bersayap#post-360</link>
			<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 10:26:37 +0000</pubDate>
			<dc:creator>pink</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">360@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Aku adalah malaikat&#60;br /&#62;
Dan kau separuh sayapku&#60;br /&#62;
Kau terbangkanku ke atas awan&#60;br /&#62;
Mengajariku apa itu arti keindahan&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Bersamamu ku bahagia&#60;br /&#62;
Dan tak pernah sekalipun ku sesali&#60;br /&#62;
Namun kini kau tlah pergi&#60;br /&#62;
Terbang jauh menghinggapi cinta yang lain&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Terjatuh ku dalam jurang kesedihan&#60;br /&#62;
Tanpa separuh sayap ku tak bisa lagi terbang&#60;br /&#62;
Sayap itu kini tlah patah&#60;br /&#62;
Berlalu begitu saja meninggalkanku bersama air mata yang membeku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Aku bukan lagi malaikat tanpamu&#60;br /&#62;
Aku tak dapat lagi terbang tanpa separuh sayapku&#60;br /&#62;
Tak pernah lagi ku merasakan indahnya awan putih dan tiupan angin yang sejukan hati&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Aku kini bukan siapa-siapa&#60;br /&#62;
Aku hanyalah malaikat tak bersayap yang selalu bermimpi untuk terbang bersama cintaku&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Cintaâ€¦&#60;br /&#62;
Berikan aku sayapmu&#60;br /&#62;
Lalu kepakanlah sayap itu untukku&#60;br /&#62;
Terbangkanlah diriku ke istanamu&#60;br /&#62;
Jadikan aku malaikat cinta&#60;br /&#62;
Dan buatku slalu memujamuâ€¦
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>willysastraabsoelnynitidipura on "Sang Raja Kebenaran"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/sang-raja-kebenaran#post-106</link>
			<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 14:05:35 +0000</pubDate>
			<dc:creator>willysastraabsoelnynitidipura</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">106@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;â€œSang Raja Kebenaranâ€&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Peringatan datang padanya,&#60;br /&#62;
peringatan akan suatu keterpurukan norma.&#60;br /&#62;
Ia mencambuk hatinya dengan kata,&#60;br /&#62;
Ia memasung liang mulutnya dengan kata,&#60;br /&#62;
Ia merampas nafasnya yang kian tersengau dengan kata,&#60;br /&#62;
Ia ludahi segala keterpurukan normanya dengan kata,&#60;br /&#62;
Ia membunuh jiwanya dengan kata,&#60;br /&#62;
Ia menelanjanginya dengan kata.&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Dengan kata ia mampu menghukumnya,&#60;br /&#62;
menghukum tanpa bertanya kepada Sang Raja Penguasa,&#60;br /&#62;
Raja penguasa yang telah menghadirkan nafas untuknya,&#60;br /&#62;
nafas yang hanya ia habiskan untuk membinasakan dan membunuh kaumnya.&#60;br /&#62;
Kaum yang hanya menjadi keegoisannya dalam menilai suatu kebenaran,&#60;br /&#62;
kebenaran yang sebenarnya tak pernah ia kenal.&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Jangan nistakan dan jangan katakan dosa jika itu adalah suatu ketulusan&#60;br /&#62;
Biarkan Sang Raja bernilai yang menilai&#60;br /&#62;
Tiada nista dari beningnya sungai Nil&#60;br /&#62;
dan tiada dosa dari bayi si pelacur.
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>willysastraabsoelnynitidipura on "&#34;Illah&#34;"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/illah#post-107</link>
			<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 14:18:33 +0000</pubDate>
			<dc:creator>willysastraabsoelnynitidipura</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">107@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;&#34;Illah&#34;&#60;br /&#62;
Kosong...............,&#60;br /&#62;
ruang sempit.............,&#60;br /&#62;
atap rendah.....................&#60;br /&#62;
Aku terpasung.&#60;br /&#62;
Oh...... tak satupun langkah tercipta.&#60;br /&#62;
Terjerat dalam mimpi hitam dan terhukum dalam kata.&#60;br /&#62;
Apa arti semua yang ada dalam ruang gelap ini? &#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Masih banyakkah yang terlupakan olehku?&#60;br /&#62;
segala perwakilan kata yang seharusnya mampu mewakili rasaku yang sesungguhnya.&#60;br /&#62;
Berapa banyak kata lagi yang harus kuselipkan di celah-celah bilik rasa?&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Hanya ia yang setia.&#60;br /&#62;
Setia memperhatikanku,&#60;br /&#62;
setia menatap mata lelahku,&#60;br /&#62;
dan yang tak pernah memalingkan cahayanya dariku sehingga aku tetap sadar bahwa aku masih ada.&#60;br /&#62;
Ada untuk terus berusaha menciptakan langkah.&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Ialah Allah,&#60;br /&#62;
Ilah,&#60;br /&#62;
Ilahi.
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>yuyump on "Puisi"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/apa-salahku#post-350</link>
			<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 14:13:13 +0000</pubDate>
			<dc:creator>yuyump</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">350@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Puisi adalah ungkapan hati yang terbesar, saat mata melihat dan hati tersentuh maka kata-kata puitis akan keluar dari relung hati terdalam....&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Kata2 ini memang tidak puitis...tapi inilah yang paling ku rasakan saat sebuah puisi tercipta... &#34;saat mata melihat dan hati tersentuh&#34;...
&#60;/p&#62;</description>
		</item>
		<item>
			<title>Amut_RZ on "Mimpi anak kecil"</title>
			<link>http://forum.puisi.org/topic/mimpi-anak-kecil#post-348</link>
			<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 14:23:04 +0000</pubDate>
			<dc:creator>Amut_RZ</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">348@http://forum.puisi.org/</guid>
			<description>&#60;p&#62;Shapire&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Sisik yang biru memantul cahaya bulan&#60;br /&#62;
Sebiru safir yang berkilau bagai bintang&#60;br /&#62;
Sayap yang megah merentang perlahan&#60;br /&#62;
Seakan samudra yang bergelora ditengah badai&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Shapire...&#60;br /&#62;
Shapire...&#60;br /&#62;
Sebuah nama terindah untuknya&#60;br /&#62;
Sang naga laut utara&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Sang Pencipta beri hidup baginya&#60;br /&#62;
Samudra lindungi nyawanya&#60;br /&#62;
Supaya ia tetap hidup&#60;br /&#62;
Supaya ia takkan binasa&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Sirnalah sombong dan angkuh bagimu&#60;br /&#62;
Sumber keindahan samudra biru&#60;br /&#62;
Sehingga kau semakin bijak&#60;br /&#62;
Sehingga kau terangi dunia&#60;/p&#62;
&#60;p&#62;Shapire...&#60;br /&#62;
Shapire...&#60;br /&#62;
Seumur hidupmu takkan abadi&#60;br /&#62;
Samudra jiwamu bersemayam
&#60;/p&#62;</description>
		</item>

	</channel>
</rss>

